Main Article Content

Abstract

This study aims to determine the Principal Management in the Implementation of Local Culture-Based Education in Madrasah Aliyah Negeri Malili, East Luwu Regency. The research method used is descriptive qualitative using a pedagogic approach that uses several educational theories to examine educational problems and a management approach that includes planning, organizing, implementing, and monitoring. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The research instrument is the researcher as the vital instrument. Complementary to this research instrument are observation sheets, interview guides, stationery, and cameras. Data were analyzed using three steps, namely data reduction, data presentation, and concluding. The results showed that the principal's management in implementing local culture-based education was carried out by implementing planning, organizing, implementing, and supervising. The principal tries to organize all activities, directs various activities, regulates school relations with outside parties, has the right to make school decisions, and carries out educational supervision. By applying the local culture at Madrasah Aliyah Negeri Malili, namely lempu‟, acca, sitinaja, getteng, reso‟, and siri‟. The inhibiting factors are increasingly sophisticated and modern technological advances, lack of communication, and lack of socialization about local culture-based education. While the supporting factors are the exemplary principals and teachers fostering through an approach by habituation to come to school on time, teachers shake hands with each other, greet each other, greet each other with a smile, and say hello.

Article Details

How to Cite
Nurlinda, N. (2019). Principal Management. Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen, 7(2), 118-130. Retrieved from https://jurnal.dim-unpas.web.id/index.php/JIMK/article/view/141

References

  1. Aisyah, S. (2012). Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Pembentukan Akhlak Peserta Didik Perspektif Pendidikan Islam di MTs. Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Jurnal Konsepsi, 1(1), 23-32.
  2. Arsyad. Pendidikan Karakter : Jurnal al –„Ulum, Jurnal Studi-Studi Islam, Vol. 13, No. 1, IAIN Sultan Amai Gorontalo, 2013.
  3. Aswar, N. (2012). Peningkatan Kemampuan Membaca melalui Teknik Ecola (Extending Concept Through Language Activities) Siswa Kelas XII SMK Kesehatan Plus Prima Mandiri Sejahtera Makassar (Doctoral dissertation, PPS).
  4. Akdon. Strategic Management, For Educatioanal Management (Manajemen Strategik Untuk Manajemen), 2007.
  5. Alisjahbana, Sutan Takdir. Perkembangan Sejarah Kebudayaan Indonesia; dilihat dari Jurusan Nilai, Cet. Ke-2, Jakarta: Idayu Press, 2017.
  6. Amtu, Onisimus. Manajemen Pendidikan di Era Otonomi Daerah, Bandung: Alfabeta 2013.
  7. Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Cet, VI; Jakarta: Rineka Cipta, 2009.
  8. Corsini, Raymond J. Encyclopedia of Psychology. United States of America, Interscience Publication, 2000.
  9. Dwiwibawa, Rudy dan Theo Riyanto, Siap jadi Pemimpin? Latihan Dasar Kepemimpinan, Cet. 5, Yogyakarta: Kanisius, 2008.
  10. Endarswara, Suwardi. Metode Teori Teknik Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta, Pustaka Widyatama, 2003.
  11. Engkoswara. Paradigma Manajemen Pendidikan Menyongsong Otonomi Daerah, Bandung: Yayasan Amal Keluarga, 2007.
  12. Fattah, Nanang. Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya, 2013.
  13. Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar, Cet. III; Jakarta: Bumi Aksara, 2013. Herminanto dan Winarno, Ilmu Sosial daan Budaya dasar, Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
  14. Hikmat. Manajemen Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia, 2009.
  15. Ilham, D. (2019). Implementing Local Wisdom Values in Bride and Groom Course at KUA Bara SubDistrict, Palopo City. Jurnal Konsepsi, 8(1), 1-9.
  16. Iqbal, Chadijah Isfariani. Budaya Malu dalam Masyarakat Jepang dan Bugis Makassar, Walasuji: Universitas Hasanuddin, Vol. 5, No. 2, 2014.
  17. Ismayana, Bambang. Pengelolaan Pendidkan, Bandung : Refika Aditama, 2015. Jahari, Jaja dan Amirullah Syarbini, Manajemen Madrasah: Teori, Strategi, dan Implementasi, Bandung: Alfabeta, 2013.
  18. Kaso, N., Aswar, N., Firman, F., & Ilham, D. (2019). The Relationship between Principal Leadership and Teacher Performance with Student Characteristics Based on Local Culture in Senior High Schools. Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen, 7(2), 87-98.
  19. Kementerian Agama R.I, Al-Qur‟an dan Terjemahnya, Jakarta: Dharma Karsa Utama, 2019.
  20. Lickona, Thomas, E. Shapes, dan C. Lewis, CEP "s Eleven Principles of Effective CharacterEducation. Washington, Character Education Partnership, 2011.
  21. Lisnawati, Rita. Fungsi Manajemen Kepala Sekolah, Motivasi, dan Kinerja Guru, Jurna Pendidikan; Teori dan Praktik, Universitas Negeri Surabaya, Vol. 2, No. 2, 2017.
  22. Maduratna, Mudika. Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja Guru Dan Pegawai di Sekolah Dasar Negeri 015 Samarinda, Volume 1, Nomor 1, eJournal Administrasi Negara, 2013.
  23. Mahmuddin, Pengelolaan Pendidikan Karakter Masyarakat Berbasis Budaya Makassar di SD Inpres Talakayya Kabupaten Bantaeng”, Pusaka: Jurnal Khazanah Keagamaan, Universitas Negeri Makassar, Vol. 6, No. 2, 2018.
  24. Matondang, Nur Hamilah dan Nurika Kahalila Daulay, Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMPN 27 Medan, Hijri: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Keislaman, Vol. 7, No. 1, 2018.
  25. Maran, Rafael Raga, Manusia dan Kebudayaan dalam Perspektif Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: Rineka Cipta, 2007.
  26. Muhammad, Abu Abdullah bin Ismail bin Ibrahim Albukhari Alja‟fi, Shahih Bukhari, Juz. 3, No. 215, Bairut-Libanon: Darul fikri, 1981.
  27. Muhammad, Abu Abdullah bin Ismail bin Ibrahim, Shahih Bukhari, Juz 7, Penerbit Darul Fikri :Bairut-Libanon,1981 M.
  28. Mukhtar dan Iskandar. Orientasi Baru Supervisi Pendidikan, Jakarta: Gaung Persada, 2009.
  29. Mulyasa, E. Manajemen Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta, Bumi Aksra, 2012.
  30. Mulyasa, E. Menjadi Kepala Sekolah Profesional ; dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK, Bandung: Rosdakarya, 2005.
  31. Muslich, Masnur. Sertifikasi Guru Menuju Profesionalisme Pendidik, Jakarta: Bumi Aksara, 2007.
  32. Nizar, Samsul dan Zainal Efendi Hasibuan, Kepemimpinan Pendidikan dalam Perspektif Hadis Telaah Historis Filosofis, Ed. 1, Cet. 1, Jakarta Timur: Kencana, 2019.
  33. Puspitasari, Norma. Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Study Kasus Smk Batik 1 Surakarta), Vol. 1 Nomor 1, Jurnal INFORMA Politeknik Indonusa Surakarta ISSN : 2442- 7942,Tahun 2015.
  34. Rapanna, Patta. Membumikan Kearifan Lokal dalam Kemandirian Ekonomi, Jakarta: Sah Media, 2016.
  35. Republik Indonesia, Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah, Jakarta: Sekretariat Negara, 2007.
  36. Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta: Sinar Grafika, 2009.
  37. Rivai, Veithzal Sylviana Murni, Education Management: Analisis Teori dan Praktik , Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2009.
  38. Sagala, Saiful. Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 2018. Sahban, Muhammad Amsal. Kolaborasi Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang, Jakarta: Sah Media, 2018.
  39. Sahlan, Asmaun. Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah, Malang: UIN-Maliki Press, 2010.
  40. Sardiman A,M, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Surabaya: Usaha Nasional, 2007.
  41. Setiawan, Ebta. KBBI Online, Ed. III, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2019.
  42. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan, Cet. XV; Bandung: Alfabeta, 2013. Shulhan, Muwahid. Administrasi Pendidikan, Jakarta: Bina Ilmu, 2004.
  43. Sule, Ernie Trisnawati dan Kurniawan Saefullah. Pengantar Manajemen, Jakarta: Kencana, 2010.
  44. Supriyadi, Daniar, Prischa Listiningrum, dan Rizki Emil Birham, Spirit Hukum: A Brilliant Idea of the Champ, Universitas Brawijaya, Press, 2019.
  45. Syafaruddin. Manajemen Lembaga Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press, 2009.
  46. Sormin, Darliana. Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Muhammadiyah 29 Padangsidimpuan, Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Vol. 2, No. 1, 2017.
  47. Suriansyah, Ahmad dan Aslamiah, Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, dan Masyarakat dalam Membentuk Karakter Siswa, Cakrawala Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Vol. 34, No. 2, 2015.
  48. Tambunan, Abai Manupak, M. Huda A.Y, I Nyoman Sudana Degeng, “Strategi Kepala Sekolah dalam Mengelola Komflik Menyikapi Dampak Negatif Penerapan Full Day School”, Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, Universitas Negeri Malang, Vol. 2, No. 6, 2017.
  49. Terry, George R. “Guide to Management” diterjemahkan oleh J. Smith D.F.M dengan judul Prinsip-prinsip Manajemen, Jakarta: Bumi Aksara, 1993.
  50. Usman, Husaini. Manajemen : Teori, Praktek dan Riset Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara 2009.
  51. Wahjosumidjo. Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik dan permasalahannya, Jakarta, Raja Grafindo Persada 2008.
  52. Wahyudi. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Organisasi Pembelajaran Cet.II; Bandung Alfabeta, 2009.
  53. Yakub Vico Hisbanarto, Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu 2014.