Strategi Pemasaran Komunikasi untuk Program Santunan Menginspirasi Keterlibatan Masyarakat dalam Kegiatan Sosial di Desa Cidokom

  • Yan Kristian Halomoan
  • Retno Japanis Permatasari Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
  • Sudiarto Sudiarto Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Keywords: Pemasaran Komunikasi Sosial, Partisipasi Masyarakat, Program Santunan, Desa Cidokom, Solidaritas Sosial

Abstract

Program santunan merupakan wujud nyata dari kepedulian sosial yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan, khususnya di daerah pedesaan yang seringkali menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya dan dukungan sosial. Keberhasilan program santunan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi sangat bergantung pada tingkat partisipasi aktif masyarakat, baik sebagai donatur maupun relawan yang menjadi ujung tombak pelaksana di lapangan. Di Desa Cidokom, meskipun kesadaran sosial terhadap pentingnya berbagi dan membantu sesama sudah mulai tumbuh, partisipasi aktif masyarakat dalam program santunan masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala, terutama keterbatasan dalam hal komunikasi yang efektif serta kurangnya motivasi dan pemahaman mengenai manfaat jangka panjang dari keterlibatan tersebut. Selain itu, kurangnya strategi komunikasi yang terarah menyebabkan informasi dan pesan-pesan sosial sulit tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pemasaran komunikasi sosial yang tepat dan efektif untuk menginspirasi, memotivasi, serta memobilisasi masyarakat agar dapat terlibat secara aktif dan berkelanjutan dalam program santunan. Pendekatan komunikasi yang mampu membangun kesadaran dan rasa empati, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya solidaritas sosial, menjadi kunci utama dalam meningkatkan partisipasi ini. Momentum Ramadan dapat dijadikan peluang strategis yang sangat potensial untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial. Karena pada masa ini, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan berbagi umumnya lebih menguat dalam kehidupan masyarakat. Namun, agar momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal, pendekatan komunikasi yang digunakan harus mampu menyampaikan pesan-pesan solidaritas dan manfaat sosial dengan cara yang menyentuh hati dan relevan dengan konteks budaya serta nilai-nilai lokal. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pamulang mengambil peran aktif melalui program pengabdian masyarakat dengan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kepada para penggerak sosial serta relawan di Desa Cidokom. Program ini bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan komunikasi pemasaran sosial yang efektif, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat secara luas dan berdampak positif. Dengan demikian, diharapkan program santunan tidak hanya menjadi sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga membangun jaringan sosial yang kuat, mempererat solidaritas antarwarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

References

Andreasen, A. R. (2017). Social Marketing: Moving Beyond Traditional Public Health. Springer.
Bandura, A. (2018). Social Cognitive Theory: An Agentic Perspective. Annual Review of Psychology, 52(1), 1-26. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.52.1.1
Cho, H., & Salmon, C. T. (2020). Unintended Effects of Health Communication Campaigns. Journal of Communication, 60(2), 242–260. https://doi.org/10.1111/jcom.2007.60.issue-2
Cornwall, A. (2016). The Participation Reader. Zed Books Ltd.
Haryadi, R. N., Sunarsi, D., Erlangga, H., Nurjaya, N., Hamsinah, H., Haryadi, N., ... & Erlangga, H. (2022). Pengaruh komunikasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT Timur Jaya Prestasi Cileungsi. JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia), 5(3), 702-709.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2017). Social Media: Back to the Roots and Back to the Future. Journal of Systems and Information Technology, 14(2), 101-104. https://doi.org/10.1108/JSIT-02-2014-0017
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.
Kotler, P., & Lee, N. R. (2016). Marketing Social Change: Changing Behavior to Promote Health, Social Development, and the Environment. Jossey-Bass.
Nurzaman, F., Marifah, M. R., & Haryadi, R. N. (2025). Pengaruh Kepemimpinan Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Cipta Mandiri Technology Di Jakarta Selatan. Jurnal Tadbir Peradaban, 5(2), 93-107.
OECD. (2018). OECD/INFE International Survey of Adult Financial Literacy Competencies. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/fin_lit_graphics-2018-en
Penner, L. A., Dovidio, J. F., Piliavin, J. A., & Schroeder, D. A. (2016). Prosocial Behavior: Multilevel Perspectives. Annual Review of Psychology, 56, 365–392. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.56.091103.070141
Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (2018). Communication and Persuasion: Central and Peripheral Routes to Attitude Change. Springer-Verlag.
Putra, B. P., & Haryadi, R. N. (2022). Pengaruh komunikasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Mackessen Indonesia. Jurnal Ekonomi Utama, 1(3), 154-159.
Suharti, L. (2020). Pendidikan Ekonomi Kontekstual untuk Meningkatkan Kompetensi dan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2), 85-97. https://doi.org/10.21831/jpe.v12i2.33043
Tjahjono, H., & Wulandari, D. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Program Pembangunan Desa: Studi Kasus di Desa X. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 9(1), 35-50.
Published
2025-06-10