Main Article Content

Abstract

This research aims toanalyze the factors that influence the income of corn farmers in Kopang District, Central Lombok Regency. The dependent variable in this research is the income received by farmers in one farming cycle. Meanwhile, age, education, land area and farming experience are independent variables. Of the 11 villages in Kopang District, 3 villages were selected with the highest number of farmers cultivating corn in Kopang District, namely Wajageseng Village, Bebuak Village, and Kopang Rembiga Village.The number of respondents was determined by Quota Sampling at 30 peopleAndThe determination of respondents in the three (3) villages was determined using Proportional Random Sampling. Based on the results of variance analysis (ANOVA) with the SPSS program, the following regression model was obtainedY = -1,107+24,483X1-13,676X2+7,819X3-7,407X4 where: a = constant, b1 = regression coefficient X1, b2 = regression coefficient X2, b3 = regression coefficient X3 and b4 = regression coefficient X4. X1= Age, X2= Education X3= Land Area and X4= Farming Experience.Results of variance analysis (F test)with the SPSS program at a confidence level of 95%,shows that the four variables are independent: age, education, land area, and farming experience(X1, Meanwhile, the partial test (t test) shows that there is one independent variable that partially has a significant effect on the income of corn farmers in Kopang District, Central Lombok Regency, namely the land area variable (X3).

Keywords

Age Educati , Land Area Farming Experience

Article Details

How to Cite
Saparwadi, L., Ansyar, M., & Novida, S. (2023). Analysis of Factors Affecting the Income of Corn Farmers in Kopang District, Central Lombok Regency. Fin Sinergy: Jurnal Manajemen Keuangan, 1(2), 82-95. https://doi.org/10.56457/fin.v1i2.470

References

  1. Ansyar, M., & Herdiana, H. (2023). Analysis of the Factors Causing a Decline in Soil Quality and Their Solutions as an Effort to Increase Agricultural Productivity in Dry Areas. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(5), 3875-3882.
  2. Agus Widarjono, 2018. Ekonomitrika Pengantar dan Aplikasinya Disertai Panduan Eviews. Edisi kelima. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta.
  3. Agus Widarjono, 2017. Ekonomitrika Pengantar dan Aplikasinya Disertai Panduan Eviews. Edisi kelima. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  4. Ansari., 2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Jagung (Zea mays L. ) (Studi Kasus: Nagori Manik Maraja, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun)”. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
  5. Badan Pusat Statistitik. 2021. Profil Ketenagakerjaan Provinsi NTB Berdasarkan Sakernas Agustus 2021. Mataram
  6. Badan Pusat Statistitik. 2019. Kecamatan Kopang Dalam Angka 2019. Praya
  7. Budiman, H. 2012. Sukses Bertanam Jagung Komoditas Pertanian Yang
  8. Menjanjikan. Yogyakarta. Pustaka Baru Press.
  9. Daniel, M. 2004. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta. Bumi Aksara.
  10. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB. 2010,
  11. Pengembangan Budidaya Tanaman Jagung, NTB.
  12. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB. 2010,
  13. Pengembangan Budidaya Tanaman Jagung, NTB.
  14. Hirshleifer, Jack, 1985. Teori Harga dan Penerapannya. Erlangga. Jakarta.
  15. Huzair Syahran, 2013 Analisis Faktor - Faktor Yang
  16. Mempengaruhi Pendapatan Petani Jagung (Studi Kasus Di Kelurahan Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto)”, Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Hasanudin Makasar.
  17. Mahmuddin, 2013. Paradigma Baru Pembangunan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.
  18. Mankiw, N. Greorgy, 2000. Teori Makro Ekonomi. Edisi Keempat. Alih Bahasa :
  19. Imam Nurmawam. Erlangga. Jakarta.
  20. Mangku, S. 2003. Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani
  21. Kecil. Jakarta. Universitas Indonesia.
  22. Maruapey, Ajang dan Faesal. 2010. Pengaruh Pemberian Pupuk KCl Terhadap
  23. Pertumbuhan dan Hasil Jagung Pulut (Zea mays Caratina). Unamin
  24. Sorong. Sorong.
  25. Mosher, A.T. 2003. Membangun dan Menggerakkan Pertanian. Jakarta:
  26. Yasaguna.
  27. Mubyarto, 2000. Ekonomi Pertanian. Jakarta. LP3ES.
  28. M. Iqbal Hasan, 2002. Metode Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia. Jakarta
  29. Muh. Nazir, 2005. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor Selatan.
  30. Putri, R. A., Novida, S., Hidayah, B. N., & Astuti, S. P. (2019). Identifikasi spesies serangga hama pada tanaman jagung hibrida. BioWallacea Jurnal Ilmiah Ilmu Biologi, 5(1), 18-22.
  31. Prathama Raharja dan Mandala Manurung, 2008. Pengantar Ilmu Ekonomi
  32. (Mikroekonomi dan Makroekonomi). Fakultas Ekonomi Universitas
  33. Indonesia. Jakarta.
  34. Rahardja, Prathama Manurung, Mandala. 2006. Teori Ekonomi Mikro Suatu
  35. Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi
  36. Universitas Indonesia.
  37. Soekardono, 2006. Teori Ekonomi Produksi Pertanian-Peternakan. Mataram
  38. University Press. Mataram.
  39. Soekartawi, 1989. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.
  40. Subagyo, A. 2007. Studi Kelayakan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Elex Media
  41. Komputindo.
  42. Sugiarto, dkk, 2007. Ekonomi Mikro (Sebuah Kajian Komprehensif). Gramedia
  43. Pustaka Utama. Jakarta.
  44. Sugiyono. 2006. Statistika Untuk Penelitian. CV. Alfabeta. Bandung.
  45. Suprapto, 1999. Percobaan Pada Tanaman Jagung Berdasarkan Frekuensi Air.
  46. Bogor. Fakultas Pertanian IPB.
  47. Suratiyah Ken. 2015. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta
  48. Wahab, Wirawan. 2007. Karakteristik dan Klasifikasi Tanaman Jagung. Orasi
  49. Ilmiah Guru Besar Tetap Fisiologi Tanaman. 16 September 2006. Fakultas Pertanian IPB.
  50. Warisno, 2007. Cara Budidaya Tanama Jagung. Jurnal Pertanian.
  51. Yusmaniar, N. 2014. Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Manis dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi di Nagari Piobang Kecamatan Payakunbuh Kabupaten Lima Puluh Kota.